Ngaku Polisi Lalu Rampas Motor, Aksi Komplotan Begal di Rejang Lebong Terekam CCTV
Rejang Lebong, Narasiberita.co.id | Aksi kejahatan jalanan dengan modus baru tengah meresahkan warga Kabupaten Rejang Lebong. Komplotan begal nekat merampas sepeda motor milik seorang pemuda dengan cara menyamar dan mengaku-ngaku sebagai anggota kepolisian. Aksi yang terekam kamera pengawas (CCTV) ini pun viral di media sosial.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari unggahan Facebook yang beredar luas, peristiwa nahas ini menimpa seorang pemuda bernama Rehan. Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu (26/7/2026) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB, di Jalan Lintas Cawang Baru, tak jauh dari Bundaran Simpang Nangka, Kecamatan Selupu Rejang.
Kronologi bermula saat korban bersama teman-temannya sedang asyik nongkrong di lokasi kejadian. Tiba-tiba, sebuah mobil minibus jenis Toyota Avanza berwarna abu-abu/silver datang dari arah Curup dengan kecepatan tinggi. Mobil tersebut langsung memepet ke arah tongkrongan korban, tepat di mana sepeda motor korban terparkir.
Modus pelaku terbilang berani. Salah satu penumpang keluar dari dalam mobil dan langsung membentak para pemuda tersebut dengan nada ancaman.
“Salah satu orang keluar dari mobil teriak ngomong, ‘JANGAN LARI.. POLISI’,” tulis akun Wida Ellia dalam kronologi yang dibagikan ulang di media sosial, dikutip pada Senin (27/7/2026).
Lantaran panik dan mengira rombongan tersebut benar-benar aparat penegak hukum, korban dan teman-temannya tidak memberikan perlawanan. Sepeda motor jenis Honda Vario dengan nomor polisi BD 5574 FA milik korban pun langsung dikuasai oleh pelaku.
Korban yang masih lugu bahkan sempat mencoba membuka pintu mobil Avanza tersebut untuk ikut karena mengira motornya benar-benar disita oleh polisi. Namun nahas, pintu mobil tersebut terkunci dari dalam. Komplotan begal itu pun langsung tancap gas membawa kabur motor korban ke arah atas (menjauhi arah Curup).
Keluarga korban yang menyadari bahwa itu adalah aksi pencurian dengan kekerasan langsung melaporkan kejadian tersebut pada malam itu juga ke Polsek Simpang Nangka, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan laporan resmi ke Polres Rejang Lebong.
Menanggapi viralnya kasus ini, pihak kepolisian bergerak cepat. Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong, Iptu Muhamad Akhyar Anugerah, S.H., M.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam.
Saat ini, tim dari kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam dan memburu komplotan yang mencatut nama institusi Polri tersebut.
“Lagi dilakukan pengejaran terhadap pelaku,” tegas Iptu Muhamad Akhyar Anugerah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga korban berharap masyarakat maupun warganet yang melihat sepeda motor Vario bernomor polisi BD 5574 FA atau mengenali ciri-ciri mobil pelaku dari rekaman CCTV yang beredar agar segera melapor ke pos polisi terdekat. Masyarakat juga diimbau untuk lebih waspada jika beraktivitas pada larut malam.
(Rian)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















