Niat Balas Dendam Ke Sopir Truk Hijau, Aksi Lempar Batu Dua Remaja Di Rejang Lebong Ternyata Salah Sasaran

Rejang Lebong, Narasiberita.co.id | Misteri di balik aksi pelemparan batu terhadap kendaraan yang melintas di Jalan Lintas Curup – Lebong akhirnya terkuak.

Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, mengungkap bahwa aksi vandalisme yang dilakukan oleh dua orang pelajar berinisial EDA (18) dan AYS (22) tersebut merupakan buntut dari rasa sakit hati yang berujung salah sasaran.

Peristiwa ini bermula pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, korban Erik Estrada bersama istri dan anaknya tengah melintas di Desa Tebat Tenong Luar, Kecamatan Bermani Ulu Raya, menggunakan mobil.

Tanpa diduga, dua pemuda yang mengendarai sepeda motor dari arah berlawanan tiba-tiba melempar batu cor semen sebesar telapak tangan ke arah kendaraan mereka.

Lemparan tersebut memecahkan kaca depan dan mengenai kepala bagian kanan korban hingga mengalami pendarahan hebat.

Berbekal rekaman CCTV, informasi warga, dan hasil penyelidikan cepat, tim Polsek Bermani Ulu yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU R. Pasaribu, S.H., M.H., berhasil mengamankan kedua terduga pelaku di kediaman mereka pada Sabtu (25/7/2026) sore, disaksikan oleh Kepala Desa Tebat Tenong Luar, Usman.

Dari hasil pemeriksaan intensif, terungkap motif di balik aksi nekat tersebut. Sekitar satu jam sebelum kejadian, kedua pelaku sempat melintas menggunakan sepeda motor di kawasan Sawangan, Desa Bandung Marga.

Secara tiba-tiba, mereka diadang dan dikejar oleh seorang sopir truk berwarna hijau yang membawa besi behel sepanjang kurang lebih satu meter.

Merasa tidak memiliki kesalahan, tidak mengenal sopir tersebut, dan panik karena hendak dipukul, kedua pelaku langsung tancap gas melarikan diri. Diliputi rasa emosi, mereka kemudian mengambil batu dan menunggu di dekat Kantor Camat Bermani Ulu Raya, Desa Tebat Tenong Luar, untuk membalas perbuatan sopir truk hijau tersebut.

Nahas, ketika melihat sebuah truk melintas dari kejauhan dalam kondisi malam hari, kedua pelaku langsung melempar kendaraan tersebut begitu berpapasan sebelum akhirnya kabur.

Keesokan harinya, pelaku baru mengetahui melalui media sosial bahwa kendaraan yang mereka lempar bukanlah truk hijau yang mencari masalah dengan mereka, melainkan truk berwarna putih, dan pengemudinya menderita luka serius di kepala akibat lemparan batu tersebut.

“Pelaku ingin balas dendam kepada truk warna hijau, namun salah sasaran,” ujar Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP M. Hasan Basri, S.H.

Selain mengamankan kedua terduga pelaku, polisi turut menyita barang bukti berupa satu buah batu cor semen dan satu unit sepeda motor Yamaha Aerox yang digunakan saat beraksi.

Saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif, sementara kedua pelaku harus mendekam di sel tahanan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

(Rian)

Tinggalkan Balasan