Teuku Zulkarnain Serap Aspirasi Warga Selebar, Pendidikan hingga Polisi Tidur Jadi Sorotan
Bengkulu, Narasiberita.co.id. – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, S.E., menggelar reses masa persidangan II Tahun Sidang 2026 di Jalan Bumi Ayu 8, RT 27 RW 08, Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, Jumat (17/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, berbagai aspirasi masyarakat disampaikan, mulai dari persoalan pendidikan, bantuan bagi keluarga kurang mampu, hingga kebutuhan infrastruktur lingkungan.
Dalam dialog bersama warga, Teuku Zulkarnain menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Menurutnya, tidak boleh ada anak yang terhambat bersekolah hanya karena tidak mampu membeli seragam atau sepatu.
“Saya pernah mengalami sendiri saat sekolah menggunakan baju bekas dan sepatu seadanya. Karena itu saya tidak ingin ada anak yang kehilangan rasa percaya diri hanya karena tidak memiliki perlengkapan sekolah,” ujarnya.
Ia mengatakan, saat penerimaan peserta didik baru beberapa waktu lalu, dirinya telah membantu sejumlah siswa dengan menyediakan seragam dan sepatu agar mereka dapat mengikuti kegiatan belajar dengan lebih percaya diri.
Selain itu, Teuku mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai program bantuan pendidikan yang tersedia, termasuk beasiswa bagi keluarga kurang mampu.
Menurutnya, setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak.
“Kalau ada keluarga yang belum mengetahui atau belum mendapatkan bantuan pendidikan, silakan sampaikan. Kita akan bantu agar mereka bisa mengakses program yang tersedia,” katanya.
Pada kesempatan itu, warga juga menyampaikan sejumlah usulan terkait pembangunan lingkungan, salah satunya pemasangan polisi tidur di kawasan permukiman untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Teuku meminta warga menyampaikan titik lokasi yang dibutuhkan agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah.
“Silakan kirimkan lokasi yang diusulkan. Kalau memang diperlukan dan menjadi kewenangan pemerintah, akan kita perjuangkan agar bisa direalisasikan,” ujarnya.
Selain persoalan lingkungan, Teuku juga menyoroti masih adanya sekolah yang mengalami keterbatasan ruang belajar.
Menurutnya, pemerintah perlu melakukan pemerataan pemanfaatan fasilitas pendidikan, mengingat di beberapa daerah terdapat sekolah yang kekurangan ruang kelas, sementara di lokasi lain masih ada gedung sekolah yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses tersebut, kata Teuku, akan dihimpun dan diperjuangkan melalui pembahasan bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu sesuai skala prioritas dan kewenangan yang ada.
(Nrl)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















