Dinas PUPR Bengkulu Awali Penataan Danau Dendam Tak Sudah, Proyek Strategis Didukung APBN

Bengkulu, Narasiberita.co.id.-  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu mulai melaksanakan tahapan awal penataan Kawasan Danau Dendam Tak Sudah dengan melakukan pembersihan lahan.

Kegiatan ini menandai dimulainya proyek strategis penataan kawasan wisata unggulan yang didukung melalui pendanaan pemerintah pusat.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, ST, M.Si, mengatakan bahwa setelah proses serah terima lahan dilaksanakan, kewenangan pembangunan kawasan berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum hingga seluruh pekerjaan selesai dilaksanakan.

Saat ini alat berat sudah mulai bekerja melakukan pembersihan lahan. Setelah serah terima, pembangunan menjadi kewenangan Kementerian PU hingga selesai, termasuk masa pemeliharaan selama satu tahun. Selanjutnya pengelolaan kawasan akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu,” ujar Tejo, Kamis (11/06/2026).

Menurut Tejo, penataan kawasan Danau Dendam Tak Sudah merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas destinasi wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan kawasan yang lebih tertata dan representatif.

Pemerintah Provinsi Bengkulu juga telah menyiapkan konsep pengelolaan kawasan yang profesional melalui kerja sama dengan pihak ketiga.

Langkah tersebut dilakukan agar pengelolaan kawasan wisata dapat berjalan optimal tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dalam rencana yang telah disusun, total kebutuhan anggaran penataan kawasan mencapai sekitar Rp110 miliar. Untuk tahun 2026, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp40 miliar dengan nilai kontrak pekerjaan sebesar Rp37 miliar.

Selain penataan Danau Dendam Tak Sudah, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas PUPR juga terus mendorong usulan pembangunan kawasan strategis lainnya melalui pendanaan APBN. Di antaranya penataan Kawasan Taman Remaja dan revitalisasi Kawasan Masjid Jami Bengkulu.

Untuk Kawasan Taman Remaja, saat ini telah direncanakan kegiatan pembersihan kawasan, pembangunan jogging track, serta penataan area parkir.

Pemerintah Provinsi Bengkulu mengusulkan anggaran sekitar Rp60 miliar untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut.

Sementara itu, revitalisasi Kawasan Masjid Jami Bengkulu diarahkan untuk memperkuat fungsi kawasan sebagai destinasi religi dan sejarah, dengan tetap memperhatikan nilai-nilai budaya serta konsep penataan yang sesuai dengan sejarah pembangunan masjid tersebut.

Melalui berbagai program penataan kawasan tersebut, Dinas PUPR Provinsi Bengkulu berharap dapat menghadirkan ruang publik yang nyaman, aman, dan berdaya saing, sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bengkulu. (Nrl)

Tinggalkan Balasan