Pemda Mukomuko Dinilai “Hilang Taring”, Aset Daerah Diduga Dijual Oknum Kades
Mukomuko, Narasiberita.co.id – Dugaan penjualan aset tanah milik pemerintah daerah oleh oknum Kepala Desa Sumber Makmur, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Mukomuko, memicu sorotan tajam dari masyarakat.
Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko dinilai belum menunjukkan langkah tegas untuk mengamankan aset yang diduga telah beralih tangan secara ilegal tersebut. Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar terkait komitmen pemerintah daerah dalam menjaga aset negara.
Aset tanah milik daerah merupakan bagian dari kekayaan negara yang seharusnya dijaga dan dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.
Jika dugaan penyerobotan atau praktik jual beli oleh pihak yang tidak berwenang benar terjadi, maka hal tersebut tidak hanya melanggar aturan administratif, tetapi juga berpotensi masuk ke ranah pidana.
Tokoh masyarakat setempat, Parlindungan, menyayangkan sikap pasif pemerintah daerah. Ia menilai, lambannya penanganan kasus ini justru memperburuk kepercayaan publik terhadap Pemkab Mukomuko.
“Kalau aset daerah saja bisa diperjualbelikan tanpa tindakan tegas, lalu bagaimana jaminan keamanan aset lainnya?” ujarnya.
Menurutnya, kondisi ini juga berpotensi membuat masyarakat enggan menghibahkan lahan untuk kepentingan pembangunan, karena tidak adanya kepastian perlindungan hukum terhadap aset yang telah diserahkan.
Lebih lanjut, ia menilai sikap diam pemerintah daerah memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Bahkan, muncul anggapan bahwa Pemkab Mukomuko tidak berani mengambil tindakan terhadap oknum kepala desa yang diduga terlibat.
“Kalau seperti ini, kami menilai Pemkab Mukomuko takut dengan oknum kades. Seolah-olah kades lebih berkuasa dari pemerintah kabupaten,” tegasnya.
Parlindungan juga mengungkapkan bahwa lahan yang dipermasalahkan diduga merupakan aset daerah yang telah dimanfaatkan untuk pembangunan oleh pemerintah pusat, sehingga statusnya dinilai sudah jelas.
Masyarakat kini menunggu langkah konkret dari Pemkab Mukomuko, apakah akan tetap bungkam atau segera bertindak untuk menelusuri kebenaran dugaan tersebut sekaligus menyelamatkan aset daerah.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemkab Mukomuko terkait persoalan tersebut. (Hc)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















