Perkuat Sinergi di Perbatasan, Danlanud RSA Natuna Tinjau Satuan hingga Lokasi Pasca Bencana di Pulau Serasan
NATUNA, Narasiberita.co.id. – Komandan Lanud Raden Sadjad, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, melaksanakan rangkaian bakti sosial ke Pulau Serasan dan Pulau Subi, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, dalam kegiatan kolaborasi lintas instansi bertajuk Pengabdian di Ujung Negeri, pada 22–23 April 2026.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur pimpinan daerah, di antaranya Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Ady Dharmawan, Kepala Kejaksaan Negeri Natuna Dr. Erwin Indrapraja, Kepala Kantor SAR Natuna Abdul Rahman, Kepala BMKG Ranai Rafael Alesandro Marbun, serta Kepala RRI Ranai Vespa Krisnawathy.
Mengusung tema “Selangkah Lebih Nyata: Masyarakat Sehat, Sadar Hukum dan Peduli Keselamatan di Laut,” kegiatan ini menjadi wujud nyata penguatan sinergi antara TNI dan instansi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau sejumlah satuan kewilayahan, di antaranya Koramil 06/SRN Kodim 0318/Natuna, Pos TNI AL Pulau Serasan, Polsek Serasan, Unit Siaga SAR Serasan, Pos Lintas Batas Negara (PLBN), hingga Pos TNI AL Pulau Subi.
Peninjauan dilakukan guna memastikan kesiapsiagaan aparat serta memperkuat koordinasi di lapangan.
Turut mendampingi kegiatan tersebut Camat Serasan Esas Ewan Syah, Camat Serasan Timur Erwandi, serta para kepala desa setempat.
Dalam arahannya, Danlanud RSA menekankan pentingnya menjaga soliditas dan kekompakan antar unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah kepulauan yang memiliki posisi strategis di perbatasan negara.
Selain itu, rombongan juga meninjau lokasi pasca bencana longsor yang terjadi pada 6 Maret 2023 di Pulau Serasan. Kunjungan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap proses pemulihan wilayah serta kondisi masyarakat terdampak.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan malam akrab bersama masyarakat Serasan. Momen tersebut dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan emosional antara aparat dan warga, sekaligus membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi lintas sektor semakin solid dalam mendukung stabilitas wilayah perbatasan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (NH)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















