Petani Senang Harga Cengkeh di Natuna Merangkak Naik
Natuna, Narasiberita.co.id – Angin segar berembus bagi para petani cengkeh di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Berdasarkan data yang dihimpun, harga cengkeh basah yang tahun lalu berada di angka Rp25.000 per kilogram, kini merangkak naik menjadi Rp30.000 per kilogram.
Kenaikan serupa juga terjadi pada cengkeh kering yang kini menyentuh harga Rp115.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya yang bertengger di angka Rp110.000 per kilogram.
Meskipun kenaikan harga ini menjadi berkah, para petani di lapangan dihadapkan pada tantangan lain berupa volume buah yang belum terlalu lebat pada panen kali ini.
Hal tersebut diceritakan oleh Wardiman (32), salah seorang pemilik kebun cengkeh di Desa Kelarik Utara, Kecamatan Bunguran Utara.
“Ya bang, Alhamdulillah harga naik sedikit. Tapi itulah bang, buah kali ini memang tidak terlalu lebat. Sepertinya berbuah secara bertahap,” ujar Wardiman dengan nada syukur sembari menyeruput kopi hitamnya. Minggu (11/10/2026).
Pria yang juga bekerja serabutan ini menjelaskan, jenis cengkeh yang sudah mulai berbuah saat ini adalah cengkeh ambon.
Sementara itu, untuk jenis cengkeh zanzibar dan cengkeh lokal saat ini kondisinya masih dalam proses memutik.
“Perkiraan dalam tiga bulan ke depan, kita akan masuk masa panen lagi,” tambah Wardiman, yakin.
Saat ditanyai lebih lanjut kualitas komoditas tersebut, Wardiman, mengungkapkan bahwa cengkeh lokal sebenarnya memiliki keunggulan tersendiri yang sangat khas dari perbedaan yang paling mencolok dapat langsung dikenali dari aromanya yang kuat.
“Bedanya buah lokal itu memiliki bau yang sangat harum,” cetusnya bangga.
Ia sempat menaruh harapan besar agar harga komoditas ini dapat terus stabil dan jika memungkinkan bisa kembali meningkat di masa-masa mendatang.
“Itulah penyemangat bagi kami untuk terus merawat kebun cengkeh semoga tahun depan buahnya lebat dan harga naik lagi,” tutupnya.
(Zani)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















