Gelar Patroli Perairan, Ditpolairud Polda Bengkulu Patroli di Muara Dua: Himbau Keselamatan Nelayan Saat Berlaut
Bengkulu, Narasiberita.co.id.- Ombak tinggi dan cuaca ekstrem yang menjadi ciri khas Perairan Bengkulu yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia tak menyurutkan langkah personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Bengkulu untuk menjaga keamanan di laut dengan Patroli Perairan. Selasa(6/10/2026)
Menggunakan Kapal Polisi XXVII-2008, personel Ditpolairud Polda Bengkulu Aipda Angga dan Bharatu Hansi menggelar patroli perairan 1×24 jam di Perairan Muara Dua, Bengkulu.
Tepat pukul 09.00 WIB, Kapal Polisi XXVII-2008 lepas tali dari dermaga unit kapal dan membelah perairan menuju Muara Dua. Debur ombak dan angin laut menjadi saksi dedikasi personel dalam memastikan perairan tetap aman.
Sekitar pukul 09.30 WIB, di tengah teriknya matahari, Kapal Polisi XXVII-2008 bersandar dan stop mesin di salah satu kapal nelayan yang sedang lego jangkar pada koordinat *3°51.330″S / 102°17.309″E*.
Momen tersebut dimanfaatkan personel untuk melaksanakan Binmas dan sambang dialogis secara humanis kepada ABK kapal nelayan.
Tidak sekadar patroli, personel juga menyampaikan pesan keselamatan yang sangat penting. Mengingat karakteristik Perairan Bengkulu yang merupakan laut lepas dan berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, gelombang tinggi bisa datang kapan saja dan cuaca dapat berubah dalam hitungan menit.
“Kami tidak bosan mengingatkan, tolong perhatikan betul alat keselamatan di atas kapal. Perairan Bengkulu berbatasan langsung dengan Samudera Hindia gelombang tinggi. Cuaca bisa berubah sewaktu-waktu. Jadi menghimbau untuk seluruh ABK dan nelayan untuk selalu membawa dan memakai life jacket,” tegas Aipda Angga di atas kapal nelayan.
Lebih lanjut, personel Ditpolairud Aipda Angga juga memberikan jaminan kehadiran Polri di tengah masyarakat pesisir. Nelayan diminta tidak ragu melapor jika mengalami kendala atau kejadian darurat di tengah laut.
*”Kalau ada kejadian yang tidak diinginkan, kapal rusak, cuaca buruk, atau melihat hal mencurigakan di laut, segera hubungi layanan cepat kepolisian 110. Kami Ditpolairud Polda Bengkulu siap merespon,”* tambahnya.
Setelah memastikan para nelayan memahami himbauan tersebut, pada pukul 10.00 WIB Kapal Polisi XXVII-2008 kembali star mesin dan bergerak meninggalkan lokasi. Pukul 10.30 WIB kapal tiba kembali dengan selamat di dermaga unit kapal dan standby siap siaga.
Dari hasil patroli, data riksa kapal nihil. Cuaca di Perairan Muara Dua terpantau cerah dan situasi kamtibmas perairan dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.
Kehadiran Ditpolairud di tengah-tengah nelayan ini menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan di darat, namun juga menjadi pelindung dan pengayom bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya di lautan, Polisi Bersama Masyarakat.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















