Dukungan Legislatif: DPRD Kabupaten Pasuruan Kawal Kerja Sama Pengelolaan Sampah dengan PT RWM

Pasuruan, Narasiberita.co.id Langkah inovatif Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam menggandeng PT Republic Waste Management (RWM) mendapat sambutan hangat dari kalangan legislatif. Kerja sama ini dinilai sebagai jawaban konkret atas tantangan pengelolaan sampah yang semakin kompleks di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menyatakan bahwa kolaborasi tersebut merupakan terobosan progresif yang telah lama dinantikan, terutama untuk mengakhiri ketergantungan pada metode pengelolaan sampah konvensional.

“Kerja sama ini merupakan langkah progresif. Persoalan sampah tidak bisa lagi ditangani dengan cara lama. Perlu inovasi, perlu kolaborasi,” tegas Samsul, Minggu (19/4/2026).

Menurut DPRD, tingginya volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), seperti TPA Wonokerto yang mencapai sekitar 300 ton per hari, membutuhkan penanganan berbasis teknologi modern.

Beberapa poin penting yang menjadi sorotan DPRD antara lain:

  • Langkah Progresif: Pengelolaan sampah tidak cukup hanya dengan metode penumpukan (landfill), melainkan harus melalui proses penguraian dan pemanfaatan kembali.
  • Solusi Berkelanjutan: Inovasi teknologi dari sektor swasta diharapkan mampu menekan dampak lingkungan sekaligus memperpanjang usia pakai TPA.
  • Efektivitas Teknologi: Metode seperti landfill mining dan RDF plant dinilai lebih efektif dibandingkan metode konvensional.

Meski memberikan dukungan penuh, DPRD menegaskan akan menjalankan fungsi pengawasan secara ketat. Hal ini untuk memastikan program berjalan sesuai regulasi dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Adapun aspek yang menjadi fokus pengawasan meliputi:

  • Mekanisme Kontrak: Menjamin seluruh poin kerja sama memberikan keuntungan bagi daerah dan masyarakat.
  • Skema Pembiayaan: Transparansi dalam alokasi anggaran serta kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
  • Output Nyata: Memastikan target “bebas timbulan sampah” dalam tiga tahun yang dicanangkan Bupati dapat terealisasi di lapangan.

Sinergi antara Pemkab Pasuruan dan PT RWM diharapkan tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Program ini diyakini mampu menghadirkan sejumlah manfaat strategis, di antaranya:

  • Kesehatan Masyarakat: Lingkungan yang lebih bersih dapat menekan risiko penyakit akibat polusi sampah.
  • Nilai Ekonomi: Pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif RDF membuka peluang ekonomi baru di sektor industri.
  • Pembangunan Berkelanjutan: Mendorong terwujudnya Pasuruan sebagai daerah yang hijau dan ramah lingkungan.

Dengan dukungan legislatif, program kerja sama ini kini mendapat “lampu hijau” untuk segera diimplementasikan. Pemerintah Kabupaten Pasuruan diharapkan mampu merealisasikan visi Pasuruan bebas sampah secara nyata dan berkelanjutan. (Eka)

Tinggalkan Balasan