Pasuruan Dikepung Cuaca Ekstrem: Puluhan Pohon Tumbang di 24 Titik dan 16 Rumah Rusak
PASURUAN-Jatim, Narasiberita.co.id- Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Pasuruan pada Rabu (4/3/2026) hingga Kamis dini hari memicu rentetan bencana.
Hujan lebat disertai angin kencang selama lebih dari dua jam mengakibatkan puluhan pohon tumbang di belasan kecamatan serta kerusakan belasan rumah warga akibat terjangan angin puting beliung.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, sebaran dampak cuaca ekstrem ini mencakup hampir separuh wilayah kabupaten.
BPBD melaporkan adanya 24 titik kejadian pohon tumbang yang tersebar di 11 kecamatan. Kecamatan Winongan dan Grati tercatat sebagai wilayah dengan dampak terparah.
Data Wilayah Terdampak Pohon Tumbang:
Winongan: 7 Titik
Grati: 5 Titik
Rejoso: 3 Titik
Gondangwetan: 2 Titik
Lainnya: Bangil, Sukorejo, Kraton, Lekok, Lumbang, Purwodadi, dan Pandaan (masing-masing 1 titik).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengonfirmasi bahwa insiden ini murni dipicu oleh intensitas hujan yang sangat tinggi disertai angin kencang dalam durasi panjang.
Cuaca ekstrem ini turut memakan korban jiwa. Seorang warga asal Prigen bernama Zulfatul Rohma Mahfiro dilaporkan tak sadarkan diri setelah tertimpa pohon tumbang.
”Korban mengalami luka serius di bagian kepala dan patah kaki. Saat ini yang bersangkutan sudah dalam penanganan medis di RS Prima Husada,” jelas Sugeng, Kamis (5/3/2026).
Selain pohon tumbang, terjangan angin puting beliung juga merusak 16 rumah warga di 9 kecamatan, dengan tingkat kerusakan sedang hingga berat.
Selain rumah penduduk, satu fasilitas publik yakni Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lekok juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan pada bagian atap.

Saat ini, tim BPBD tengah melakukan asismen (assessment) menyeluruh untuk melaporkan rincian kerugian kepada Bupati Pasuruan dan OPD terkait guna langkah penanganan lebih lanjut.
Imbauan Keselamatan untuk Masyarakat:
Mengingat cuaca ekstrem diprediksi masih berpotensi terjadi, Sugeng Hariyadi meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra, terutama saat berada di luar ruangan:
Hindari Berteduh di Bawah Pohon: Terutama pohon besar yang sudah berumur atau rimbun.
Waspadai Struktur Tinggi: Jauhi baliho besar, tiang listrik, atau menara kabel saat hujan deras disertai angin.
Pantau Informasi Cuaca: Selalu ikuti perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG atau BPBD.
”Hati-hati di jalan. Jika hujan lebat turun, segera cari tempat berlindung yang permanen dan aman,” pungkasnya. (Eka)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















