Kemanunggalan dalam Ayat Suci: Satgas TMMD Ke-127 Tadarus Bersama Warga Desa Wonosari
PASURUAN-Jatim, Narasiberita.co.id- Gemuruh suara pembangunan di siang hari berganti dengan lantunan ayat suci yang menyejukkan di malam hari. Suasana malam Ramadan terasa lebih khusyuk di Masjid Al-Ichsan, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan. Usai menunaikan salat tarawih berjamaah, para prajurit Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan tampak melingkar bersama warga untuk melaksanakan tadarus Al-Qur’an, Kamis malam (5/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengabdian prajurit TNI tidak hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh aspek spiritual dan batiniah masyarakat.
Danton Satgas TMMD, Letda Marinir Mustofa, yang turut serta dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa tadarus bersama merupakan sarana yang sangat efektif untuk memperkuat silaturahmi tanpa sekat antara prajurit dan penduduk desa.
“Bulan Ramadan adalah momentum emas untuk mempererat ukhuwah. Kami hadir di Wonosari bukan sekadar sebagai pekerja proyek di lapangan, melainkan sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat. Lewat tadarus ini, kami ingin membangun kebersamaan yang berlandaskan spiritualitas,” ujar Letda Marinir Mustofa.
Kehadiran para prajurit berseragam loreng di tengah shaf warga menciptakan pemandangan yang menyentuh.
Lantunan ayat-ayat Al-Qur’an yang dibaca secara bergantian menciptakan harmoni yang menenangkan jiwa, sekaligus memberikan warna baru bagi kegiatan keagamaan di Masjid Al-Ichsan.
Manfaat dari kegiatan rutin ini meliputi:
Pembinaan Mental: Menguatkan ketahanan mental prajurit di tengah tugas berat.
Integrasi Sosial: Menghapus batasan canggung antara warga dengan aparat keamanan.
Semangat Kebaikan: Menjadi motivasi bagi generasi muda desa untuk lebih mencintai masjid dan kegiatan religi.

Melalui TMMD Ke-127, Kodim 0819/Pasuruan membuktikan komitmennya dalam membangun desa secara komprehensif. Jika di siang hari mereka berjibaku dengan semen dan batu bata demi fisik desa, maka di malam hari mereka menyemai nilai-nilai persaudaraan melalui kearifan lokal keagamaan.
Kemanunggalan TNI dan rakyat di Desa Wonosari kini tidak hanya terpatri pada jalan yang halus atau rumah yang kokoh, tetapi juga tertanam dalam doa dan ayat-ayat suci yang dilantunkan bersama di bulan penuh berkah. (Eka)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















