Terbesar di Indonesia, Jember Raih Rekor Bantuan Revitalisasi Sekolah Nasional
JEMBER-Jatim, Narasiberita.co.id- Kabupaten Jember menorehkan sejarah baru dalam dunia pendidikan. Di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait (Gus Fawait), Jember berhasil mendapatkan kucuran bantuan revitalisasi gedung sekolah dengan nilai terbesar di tingkat nasional untuk tahun anggaran 2025.
Kepastian ini disampaikan langsung saat lawatan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, dalam agenda peresmian revitalisasi gedung sekolah di SMPN 1 Balung.
Gus Fawait mengungkapkan bahwa langkah besar ini berawal dari keprihatinannya terhadap 1.532 gedung sekolah di Jember yang berkategori rusak berat dan nyaris roboh.
Menyadari keterbatasan APBD, Gus Fawait mengambil langkah taktis dengan “ngamen” atau melakukan diplomasi proaktif ke berbagai kementerian di Jakarta.
Salah satu kunci keberhasilannya adalah keberanian melakukan kejujuran data pada sistem Dapodik (Data Pokok Pendidikan).
”Dulu banyak sekolah takut melapor rusak karena mengejar status akreditasi. Kami ubah polanya; kalau rusak, laporkan rusak apa adanya. Alhamdulillah, kejujuran data ini direspons luar biasa oleh Presiden Prabowo dan Pak Menteri. Jember menerima bantuan revitalisasi terbesar sepanjang sejarah di Indonesia,” tegas Gus Fawait yang disambut riuh tepuk tangan hadirin.
Sebanyak 124 sekolah di Jember dipastikan masuk dalam daftar program revitalisasi tahun ini. Proyek ini diharapkan tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menjadi instrumen utama dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta memutus rantai kemiskinan ekstrem di Jember melalui fasilitas pendidikan yang berkualitas.
Tidak berhenti pada pencapaian tahun ini, Gus Fawait langsung memanfaatkan kehadiran Mendikdasmen untuk mengajukan tambahan perbaikan bagi sisa sekolah yang masih membutuhkan penanganan.
Rencana Strategis Pendidikan Jember:
Evaluasi 2025: Penyelesaian 124 gedung sekolah terdampak.
Target 2026: Pengajuan revitalisasi untuk kurang lebih 300 sekolah tambahan.
Visi Jangka Panjang: Menciptakan ekosistem belajar yang aman dan modern guna menghasilkan generasi kompetitif.
”Kami optimis, lewat tangan dingin Pak Menteri, wajah pendidikan di Jember akan berubah total. Sekolah tidak lagi hanya sekadar tempat belajar, tapi menjadi tempat yang aman bagi anak-anak kami,” pungkas Gus Fawait.(Eka)


















