​Respons Cepat Bencana, Bupati Sanusi Salurkan Bantuan bagi Korban Puting Beliung di Bantur

MALANG-Jatim, Narasiberita.co.id- Pemerintah Kabupaten Malang bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana angin puting beliung di Dusun Balong, Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur.

Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Malang, Drs. HM Sanusi, MM, pada Selasa (24/2/2026) pagi, hanya berselang sehari setelah kejadian.

​Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang Ir. H. Kholiq, M.AP, Ketua Baznas Kabupaten Malang, jajaran Kepala Perangkat Daerah, serta Forkopimcam Bantur.

​Bencana angin puting beliung terjadi pada Senin (23/2) sekitar pukul 16.30 WIB. Fenomena alam ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang. Berdasarkan data di lapangan, tercatat:

​Kerusakan Fisik: 16 unit rumah warga mengalami kerusakan (mayoritas pada bagian atap).

​Lingkungan: Sejumlah pohon tumbang di wilayah Dusun Balong yang sempat mengganggu akses jalan dan aktivitas warga.

​Guna meringankan beban para penyintas, Pemerintah Kabupaten Malang menyerahkan bantuan darurat yang dapat langsung dimanfaatkan, meliputi:

​Paket sembako (bahan pangan pokok).
​Selimut dan terpal (untuk perlindungan darurat atap rumah yang rusak).

​Family kits dan kebutuhan dasar lainnya.
​Di sela-sela penyerahan bantuan, Bupati Sanusi menyapa warga satu per satu untuk memberikan penguatan moril.

Ia memahami betul trauma yang dialami warga saat melihat rumah mereka dihantam angin kencang.

​”Bapak dan Ibu, perbanyak membaca selawat dan istigfar ya. Semoga tidak ada lagi kejadian serupa. Saya bisa merasakan apa yang warga rasakan, sisi traumatik itu pasti ada. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban untuk kebutuhan hidup beberapa hari ke depan,” tutur Bupati Sanusi dengan nada haru.

​Selain bantuan logistik, Bupati menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk segera berkoordinasi dalam upaya perbaikan infrastruktur dan rumah warga yang rusak agar aktivitas masyarakat di Desa Rejoyoso dapat kembali normal secepat mungkin.

​Kehadiran jajaran pimpinan daerah di lokasi bencana menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam memastikan bahwa negara hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. (Eka)

Tinggalkan Balasan