Drama Penangkapan Berdarah di Kepahiang: Perlawanan Sajam Lawan Tim Elang Juvi Berakhir Tegas!
Kepahiang, Narasiberita.co.id.–| Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di area parkir Bank BNI Kepahiang berujung pada penangkapan dua terduga pelaku oleh Tim Elang Juvi Satreskrim Polres Kepahiang, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Kejadian bermula saat personel kepolisian melaksanakan patroli rutin di kawasan rawan kriminalitas. Petugas mencurigai gerak-gerik dua pria yang berada di sekitar sepeda motor milik Irwansyah (45), seorang petugas keamanan.
Setelah dilakukan pengamatan, keduanya diduga tengah berupaya merusak kunci kontak menggunakan kunci rakitan.
Kapolres Kepahiang, Yuriko Fernanda, melalui Kasat Reskrim IPTU Bintang Yudha Gama, menjelaskan bahwa proses penangkapan sempat diwarnai perlawanan.
“Ketika hendak diamankan, kedua tersangka berupaya melarikan diri dan melakukan perlawanan dengan senjata tajam. Situasi tersebut membahayakan keselamatan personel sehingga petugas mengambil langkah sesuai prosedur,” ujar IPTU Bintang Yudha.
Petugas terlebih dahulu memberikan tembakan peringatan. Namun, karena tidak diindahkan, dilakukan tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan pelaku dan mencegah risiko yang lebih besar.
Hasil penyelidikan awal mengindikasikan kedua tersangka diduga terlibat dalam aksi serupa yang sebelumnya terjadi di wilayah Kelurahan Dusun Kepahiang.
Saat ini, keduanya telah diamankan di Mapolres Kepahiang untuk pemeriksaan lebih lanjut berikut pengembangan kasus.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana tersebut.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 477 KUHP juncto Pasal 17 ayat (1) KUHP tentang percobaan pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat memarkir kendaraan pada jam rawan, serta menggunakan sistem pengaman tambahan guna meminimalkan risikoh.
(Feb, Rian)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















