Benteng Pencegah Banjir: Satgas TMMD Ke-127 Terjun ke Sungai Normalisasi Aliran Air Wonosari
PASURUAN-Jatim, Narasiberita.co.id- Di tengah genangan air keruh yang dipenuhi material sampah dan endapan lumpur, pemandangan kontras terlihat di aliran sungai Desa Wonosari, Senin (9/3/2026).
Puluhan prajurit Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan tanpa ragu terjun langsung ke dalam air, bahu-membahu bersama warga melakukan aksi normalisasi sungai.
Kegiatan ini menjadi salah satu sasaran fisik krusial dalam program TMMD Reguler TA 2026 guna memastikan sistem drainase desa berfungsi optimal menjelang puncak musim penghujan.
Dengan seragam loreng yang basah kuyup, para prajurit menggunakan alat sederhana seperti galah bambu dan sekop untuk mengangkat tumpukan sampah yang menyumbat aliran.
Serda Budiono, salah satu personel Satgas, tampak membungkuk di kedalaman air untuk mengangkut sedimen lumpur secara manual, sementara rekan lainnya menyisir bantaran sungai dari ranting pohon yang roboh.
Pembersihan ini difokuskan pada titik-titik penyempitan yang selama ini menjadi penyebab utama air meluap ke pemukiman warga dan lahan pertanian saat intensitas hujan tinggi.

Bagi Satgas TMMD, normalisasi ini bukan sekadar pekerjaan fisik sesaat, melainkan upaya menanamkan kesadaran ekologis kepada masyarakat setempat.
“Ini adalah upaya preventif kolektif. Kami turun ke sungai agar aliran air kembali lancar dan risiko banjir bisa ditekan seminimal mungkin. Namun, kami sangat berharap warga konsisten menjaga kebersihan sungai ini agar hasil kerja keras kita hari ini tidak sia-sia tertutup sampah lagi,” tegas Serda Budiono.
Meskipun dilaksanakan di tengah suasana menjalankan ibadah puasa Ramadan, semangat para prajurit dan warga tidak menunjukkan tanda-tanda surut.
Kemanunggalan TNI-Rakyat di Desa Wonosari teruji nyata melalui tetesan keringat di sepanjang aliran sungai ini.
Manfaat Strategis Normalisasi Sungai Wonosari:
Mitigasi Bencana: Mengurangi titik genangan air di area pemukiman rendah.
Kesehatan Masyarakat: Menghilangkan sumber bau dan sarang penyakit dari tumpukan sampah.
Kelancaran Irigasi: Membantu distribusi air yang lebih baik bagi lahan pertanian di hilir desa.
Dengan tuntasnya normalisasi sungai ini, warga Desa Wonosari kini memiliki pertahanan pertama yang lebih solid dalam menghadapi ancaman banjir.
Kehadiran TMMD Ke-127 tidak hanya meninggalkan infrastruktur yang kokoh, tetapi juga mewariskan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masa depan desa. (Eka)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















