BI Bengkulu Ajak Wartawan Ekonomi Asah Fokus Lewat Latihan Menembak di Brimob Curup

Rejang Lebong, Narasiberita.co.id – Puluhan wartawan ekonomi Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Bengkulu mendapat pengalaman berbeda dengan mengikuti latihan menembak di Lapangan Tembak Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Bengkulu, Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian pelatihan selama tiga hari yang digelar BI Bengkulu. Selain mendapatkan pembekalan mengenai ekonomi, kebijakan moneter, dan penguatan kapasitas jurnalistik, para peserta juga diajak mengasah konsentrasi, fokus, dan kedisiplinan melalui praktik menembak bersama personel Brimob.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, mengatakan latihan menembak tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat kemitraan antara Bank Indonesia, Brimob, dan insan pers di Bengkulu.

“Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kolaborasi antara Bank Indonesia, Brimob, dan rekan-rekan wartawan. Selama tiga hari peserta tidak hanya mendapatkan materi ekonomi, tetapi juga pengalaman yang memperkuat kekompakan dan kedisiplinan,” kata Wahyu.

Ia mengungkapkan rangkaian pelatihan dimulai sejak Senin (7/9) dengan menghadiri pelepasan ekspor perdana kopi Bengkulu ke Italia, dilanjutkan pelatihan jurnalistik ekonomi dan praktik menjadi barista pada hari kedua, hingga ditutup dengan latihan menembak di markas Brimob.

Menurut Wahyu, berbagai kegiatan tersebut dirancang agar wartawan memperoleh pengalaman yang beragam sekaligus memperkuat pemahaman terhadap potensi ekonomi Bengkulu, termasuk komoditas kopi yang mulai menembus pasar internasional.

Sementara itu, Komandan Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Bengkulu, Kompol Thomson Sirait, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan BI Bengkulu yang menjadikan markas Brimob sebagai lokasi penutupan pelatihan.

“Ini merupakan bagian dari kolaborasi yang selama ini terjalin antara Brimob dan Bank Indonesia. Kami senang bisa menjadi tuan rumah dan berbagi pengalaman kepada rekan-rekan wartawan melalui latihan menembak,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan arahan dari tim instruktur menembak yang dipimpin AKP Jones 3 Butar bersama Ipda Aidiwadi dan personel Batalyon A Pelopor.

Setelah menerima pengarahan mengenai prosedur keamanan dan teknik dasar menembak, para wartawan diberi kesempatan mencoba menembak sasaran di bawah pengawasan instruktur.

Suasana latihan berlangsung antusias. Sebagian peserta mengaku baru pertama kali memegang senjata api, sementara beberapa lainnya mencoba meningkatkan akurasi tembakan mereka.

Di akhir acara, panitia juga mengumumkan peserta dengan hasil tembakan terbaik sebelum seluruh rangkaian Pelatihan Wartawan Ekonomi BI Bengkulu resmi ditutup.

Bank Indonesia berharap sinergi dengan insan pers terus terjalin dalam mendukung penyebaran informasi ekonomi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

(Nrl)

Tinggalkan Balasan