BI Bengkulu Gandeng Wartawan, Dorong Pemberitaan Ekonomi Lebih Berkualitas

Ket: Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, (image/nrl) Senin 07/09/2026

Bengkulu, Narasiberita.co.id. – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu menggelar Capacity Building bagi wartawan ekonomi se-Provinsi Bengkulu. Kegiatan tersebut berlangsung di Bengkulu selama tiga hari, Senin (07–09/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BI Bengkulu meningkatkan kompetensi jurnalis dalam menyajikan informasi ekonomi yang akurat, edukatif, dan mudah dipahami masyarakat.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat peran media dalam mempromosikan berbagai potensi dan komoditas unggulan Bengkulu agar semakin dikenal dan memiliki daya saing di pasar global.

Selanjutnya BI Bengkulu juga menghadirkan sejumlah narasumber dari internal Bank Indonesia serta praktisi media. Para peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan isu ekonomi dan jurnalistik.

Materi yang diberikan antara lain perkembangan ekonomi makro, pengendalian inflasi, digitalisasi UMKM, kebijakan moneter, hingga teknik penulisan berita ekonomi yang akurat dan edukatif.

Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, mengatakan media memiliki posisi strategis sebagai mitra Bank Indonesia dalam menyampaikan berbagai kebijakan dan perkembangan ekonomi kepada masyarakat.

Menurutnya, wartawan tidak hanya berperan menyebarluaskan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab membantu masyarakat memahami isu-isu ekonomi yang kerap memiliki istilah dan substansi teknis.

“Peran wartawan sangat penting dalam menyampaikan informasi kebijakan ekonomi kepada publik. Dengan kapasitas yang kuat, diharapkan pemberitaan ekonomi bisa lebih mendalam, tidak menimbulkan mispersepsi, dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman wartawan terhadap kebijakan ekonomi, khususnya yang berkaitan dengan tugas dan fungsi Bank Indonesia, sehingga informasi yang disampaikan kepada publik semakin berkualitas.

Selain memperkuat kapasitas jurnalistik, kegiatan ini juga menjadi ruang membangun komunikasi dan sinergi antara Bank Indonesia dengan insan pers di Provinsi Bengkulu.

Dengan pemahaman yang lebih baik terhadap isu ekonomi, wartawan diharapkan mampu mengemas informasi secara berimbang dan kontekstual, sekaligus mengangkat potensi ekonomi daerah, termasuk UMKM dan komoditas unggulan Bengkulu.

Melalui sinergi tersebut, pemberitaan ekonomi diharapkan tidak hanya menjadi sumber informasi bagi masyarakat, tetapi juga turut mendorong peningkatan literasi ekonomi, memperkuat optimisme pelaku usaha, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Bengkulu.

(Nrl)

Tinggalkan Balasan