Sidak Sekolah & Layanan Publik di Pujon-Ngantang, Abah Sanusi Dorong Standar Pendidikan Setara Taruna Nusantara

MALANG-Jatim, Narasiberita.co.id- Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M. (Abah Sanusi), melakukan kunjungan kerja maraton di wilayah Kecamatan Pujon dan Ngantang pada Kamis (29/1/2026).

Kunjungan ini bertujuan memotret langsung disparitas antara sekolah unggulan dan sekolah dengan jumlah murid minim, serta memastikan efektivitas program penanganan stunting di wilayah Malang Barat.

​Dalam kunjungan ini, Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zubaidah Sanusi, beserta jajaran kepala perangkat daerah terkait.

​Bupati mengunjungi empat instansi pendidikan dengan karakter yang berbeda untuk memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga tanpa memandang jumlah siswa.

​SDN 1 Tawangsari (Pujon) & SMPN 1 Ngantang: Sebagai sekolah unggulan, kedua sekolah ini menampilkan performa positif. Di SMPN 1 Ngantang, Bupati meresmikan Batik Cap Khas SMPN 1 Ngantang dan mengapresiasi karya seni siswa.

​SDN 1 Bendosari (Pujon) & SDN 2 Mulyorejo (Ngantang): Bupati memberikan perhatian khusus pada sekolah dengan populasi murid sedikit, yakni masing-masing 37 siswa dan 51 siswa, guna memastikan distribusi fasilitas tetap merata.

​Implementasi MBG: Di SDN 1 Tawangsari, Bupati meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan asupan nutrisi siswa saat jam sekolah.

​“Adik-adik harus terus belajar agar menjadi pintar. Jika ingin masuk sekolah unggulan seperti SMA Taruna Nusantara di Pagak, nilai Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan IPA harus mencapai angka 9,” pesan Abah Sanusi memberi motivasi.

​Selain sektor pendidikan, kesehatan masyarakat menjadi poin krusial dalam sidak kali ini.

​UPT Puskesmas Pujon: Bupati melakukan inspeksi fasilitas pediatri (anak) dan ruang Ultrasonografi (USG). Hal ini dilakukan untuk menjamin ibu hamil di wilayah perdesaan mendapatkan akses deteksi dini kesehatan janin yang sesuai standar.

​Pemberian Makanan Tambahan (PMT): Ketua TP PKK Kabupaten Malang menyerahkan paket PMT kepada balita di lokasi untuk menekan angka gagal tumbuh.

​Kunjungan Door-to-Door: Abah Sanusi secara langsung mendatangi rumah warga dengan balita stunting untuk menyerahkan bantuan dan memastikan petugas kesehatan melakukan pemantauan berkala.

​Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan bahwa pembangunan SDM di wilayah pelosok (Malang Barat) menjadi prioritas utama di tahun 2026. Sinergi antara pendidikan yang berkualitas, gizi yang tercukupi melalui MBG, serta layanan kesehatan yang modern diharapkan mampu mencetak generasi unggul dari Kabupaten Malang. (Eka)

Tinggalkan Balasan