Wujudkan “Lansia Emas”, Pemkot Pasuruan Resmi Buka Selantang Mandiri Level Standar 1
Kota PASURUAN, Narasiberita.co.id- Pemerintah Kota Pasuruan kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kualitas hidup masyarakat di segala usia.
Bertempat di Gedung Gradika Bhakti Praja, Senin (26/1/2026), Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi), resmi membuka Sekolah Lanjut Usia Tangguh (Selantang) Mandiri Level Standar 1.
Sebanyak 395 peserta lansia dari enam kelurahan di Kota Pasuruan mengikuti program ini, yang terbagi ke dalam sembilan kelas belajar.
Dalam sambutannya, Mas Adi menekankan bahwa arah pembangunan Kota Pasuruan kini semakin seimbang antara infrastruktur fisik dan pembangunan sosial. Selantang hadir sebagai wadah strategis bagi para lansia untuk terus belajar dan bersosialisasi.
“Selantang bukan sekadar sekolah, tapi ruang silaturahmi agar lansia tetap sehat, mandiri, aktif, dan bahagia. Ini adalah bukti bahwa lansia di Kota Pasuruan benar-benar SMART—Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat,” tegas Mas Adi.

Mas Adi juga mengapresiasi kreativitas para lansia, salah satunya melalui grup Medley dan Lansia Dance (MDLD) yang telah mengharumkan nama daerah di kancah nasional. Ia berharap program ini dapat masuk dalam Quick Win Kementerian melalui agenda Lansia Berdaya
Hadir dalam acara tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Sukamto, memberikan data menarik mengenai tren kependudukan. Ia menyebutkan bahwa peningkatan jumlah lansia adalah indikator keberhasilan pembangunan sebuah daerah.
Angka Harapan Hidup: Di Kota Pasuruan, angka harapan hidup kini telah menyentuh 74 tahun.
Populasi Lansia: Jawa Timur menempati urutan kedua nasional dengan jumlah lansia mencapai 15,38% dari total penduduk.
Progresivitas: BKKBN mengapresiasi konsistensi Pemkot Pasuruan yang telah menjalankan Selantang secara berjenjang hingga mencapai Level Standar 3 pada tahun 2026 ini.
Program Selantang Mandiri Level Standar 1 ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari TP PKK Kota Pasuruan hingga para akademisi yang bertindak sebagai dosen Selantang.
Melalui inovasi ini, Kota Pasuruan optimis dapat mewujudkan target “Lansia Emas 2026”, yakni kelompok lansia yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga energik, aktif, dan tetap memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sosialnya. (Eka)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















