Tuntaskan Misi di Perbatasan RI–PNG, 123 Prajurit Yonzipur 10 Kostrad Kembali ke Markas

Kota ​PASURUAN-Jatim, Narasiberita.co.id-Sebanyak 123 prajurit TNI Angkatan Darat dari Batalyon Yonzipur 10/JP/2 Kostrad resmi kembali ke markas kesatuan setelah menyelesaikan penugasan negara sebagai Satuan Tugas Bantuan Administrasi (Satgas Banmin) di wilayah perbatasan RI–Papua Nugini.

​Kepulangan para prajurit pada Selasa (6/1/2026) dini hari disambut dengan upacara resmi yang penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka selama kurang lebih satu tahun di daerah penugasan.

​Upacara penyambutan dipimpin langsung oleh Asisten Operasi (Asops) Kasdivif 2 Kostrad, Kolonel Infanteri Chairi Suhanda. Sebelum kembali ke satuan, seluruh personel menjalani prosedur standar purna-tugas di Kolinlamil 2 Surabaya, meliputi:

​Pemeriksaan Kesehatan: Memastikan kondisi fisik dan mental prajurit tetap prima.
​Pengecekan Materiel: Verifikasi perlengkapan dan senjata guna memastikan kesiapan operasional satuan.

​Kolonel Chairi menekankan betapa vitalnya peran Satgas Banmin dalam mendukung kelancaran operasional di perbatasan, mulai dari penyediaan armada kendaraan hingga dukungan administrasi bagi satuan tempur.

​“Satgas Banmin merupakan unsur pendukung vital dalam Satgas Pamtas RI–PNG. Kelancaran dan keberhasilan tugas di lapangan tidak terlepas dari peran strategis mereka,” tegasnya.

​Sebagai penutup rangkaian penyambutan, para prajurit melaksanakan tradisi penciuman tunggul satuan. Tradisi ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kebanggaan, kehormatan, dan kembalinya jiwa prajurit ke “rumah” asalnya setelah menunaikan sumpah prajurit di medan tugas.

​Keberhasilan 123 prajurit ini kembali dalam kondisi selamat menjadi bukti profesionalisme Yonzipur 10 Kostrad dalam menjalankan misi bantuan administrasi yang kompleks di wilayah timur Indonesia. (Eka)

Tinggalkan Balasan