Taman Tabut Jadi Primadona Baru Kota Bengkulu, Perpaduan Budaya dan Ruang Kreatif Anak Muda
Kota Bengkulu, Narasiberita.co.id.- Wajah kawasan bersejarah di belakang Benteng Marlborough kini berubah drastis. Lahan yang sebelumnya terbengkalai, dipenuhi ilalang, dan terkesan kumuh, kini bertransformasi menjadi Taman Tabut, sebuah ruang terbuka hijau yang estetik dan menjadi primadona baru warga Kota Bengkulu di awal tahun 2026.
Pembangunan Taman Tabut tidak sekadar penataan lahan kosong, melainkan sebuah transformasi artistik dengan konsep modern yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal. Kehadiran taman ini memperkuat identitas Kota Bengkulu sebagai kota yang berpadu antara sejarah, budaya, dan keindahan alam.
Berlokasi sangat strategis dan menghadap langsung ke pesisir pantai, Taman Tabut menjadi salah satu titik terbaik untuk menikmati pesona matahari terbenam di Pantai Bengkulu yang telah lama dikenal keindahannya.
Pemandangan Benteng Marlborough di satu sisi dan deburan ombak di sisi lainnya menghadirkan pengalaman bersantai yang unik bagi pengunjung.
Pemerintah Kota Bengkulu merancang Taman Tabut sebagai pusat kreativitas generasi muda. Di kawasan ini, nilai budaya tidak hanya ditampilkan, tetapi juga dihidupkan melalui aktivitas seni.
Taman Tabut diproyeksikan menjadi panggung terbuka bagi para seniman muda untuk berlatih tari tradisional hingga mengeksplorasi dentuman alat musik Dol, sebagai upaya menjaga kelestarian warisan budaya Bengkulu di tangan generasi Z dan milenial.
Kehadiran taman ini merupakan wujud nyata kepemimpinan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny PL. Tobing dalam menata estetika kota dan memperluas ruang publik yang ramah masyarakat. Target pembangunan ini adalah menghadirkan ruang terbuka yang nyaman, aman, dan memiliki nilai tambah bagi sektor pariwisata.
“Taman ini adalah perpaduan antara budaya, estetika, dan fungsi sosial. Kami ingin warga Kota Bengkulu memiliki tempat yang layak untuk bersantai sekaligus mengekspresikan diri,” ujar Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Jumat (9/1/2026).
Kini, Taman Tabut siap menyambut masyarakat maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana santai di antara nilai sejarah Benteng Marlborough dan keindahan alam pesisir Pantai Bengkulu. (Nh)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















