Polres Kepahiang Tingkatkan Kasus Kematian Gita Fitri ke Tahap Penyidikan

Kepahiang, Narasiberita.co.id. – Penanganan kasus meninggalnya seorang wanita muda asal Kabupaten Kepahiang kini memasuki babak baru. Polres Kepahiang secara resmi meningkatkan status perkara kematian Gita Fitri (25) ke tahap penyidikan.

Korban sebelumnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area perkebunan pada dini hari, Rabu (4/2/2026). Setelah dievakuasi ke RSUD kepahiang , korban dinyatakan meninggal dunia pada hari yang sama.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat sengatan aliran listrik yang berasal dari perangkap babi. Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya luka bakar di sejumlah bagian tubuh korban.

Meski demikian, aparat kepolisian belum menyimpulkan peristiwa tersebut sebagai kecelakaan murni. Pihak keluarga disebut menemukan sejumlah kejanggalan yang dinilai perlu pendalaman lebih lanjut oleh penyidik.

Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah tidak ditemukannya alat komunikasi milik korban di lokasi kejadian. Kondisi tersebut membuka kemungkinan adanya unsur lain yang turut melatarbelakangi peristiwa tersebut.

Menindaklanjuti temuan itu, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Kepahiang terus melakukan penyelidikan intensif. Hingga saat ini, sedikitnya delapan orang saksi telah dimintai keterangan.

“Kita sudah memeriksa kurang lebih delapan saksi,” ujar IPDA Harianto Pasaribu, Kanit Tipidter Polres Kepahiang, Rabu (18/2/2026).

Ia menambahkan, pihak kepolisian telah mengantongi nama yang berpotensi ditetapkan sebagai tersangka. Namun, pengumuman resmi akan disampaikan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan dinyatakan lengkap.

“Sudah ada, namun akan kami rilis setelah pemeriksaan selesai,” ujarnya.

Polres Kepahiang memastikan proses hukum akan berjalan secara profesional dan transparan, sembari menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk mengungkap secara utuh penyebab pasti kematian korban. (Febi)

Tinggalkan Balasan