Mengintip Gurihnya Bisnis Paprika di Kecamatan Tutur: Satu-satunya Sentra Terbesar di Jawa Timur
PASURUAN-Jatim, Narasiberita.co.id- Kecamatan Tutur di Kabupaten Pasuruan kian mengukuhkan posisinya sebagai gudang agrowisata nasional. Tak banyak yang menyadari bahwa wilayah lereng Gunung Bromo ini merupakan penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Provinsi Jawa Timur.
Terletak di ketinggian 900 mdpl, kondisi geografis Tutur sangat mendukung pertumbuhan paprika kualitas premium yang kini merambah pasar nasional hingga ke Kalimantan dan Papua.
Keuntungan Berlipat dari Balik Green House
Eddy Sudarsono, salah satu petani sukses dari Desa Tlogosari, membuktikan bahwa budidaya paprika sangat menjanjikan. Dengan mengelola sekitar 4.000 pohon di dua green house miliknya, Eddy mampu meraup pundi-pundi rupiah yang menggiurkan.
Berikut adalah rincian harga dan produktivitas paprika di tingkat petani:
Produktivitas: 3–5 kg per pohon.
Varian Harga per Kilogram:
Hijau: Rp22.000 – Rp25.000 (Paling banyak dicari karena permintaan tinggi).
Merah: Rp35.000.
Kuning: Rp45.000 (Varian termahal).
Omzet: Mencapai Rp30 juta per bulan (bruto), dengan keuntungan bersih berkisar antara Rp15 juta hingga Rp20 juta.
”Paprika kami sudah ada yang membeli langsung dari kebun. Tinggal panen, pembeli sudah datang mengambil untuk dikirim ke luar daerah,” ujar Eddy, Senin (12/1/2026).
Sentra Paprika Nasional di Lereng Bromo
Camat Tutur, Hendi Candra Wijaya, menegaskan bahwa budidaya paprika telah menjadi tulang punggung ekonomi bagi banyak desa di wilayahnya, terutama di Desa Tlogosari. Ratusan ribu tanaman paprika kini tumbuh subur di wilayah tersebut.
Beberapa faktor keunggulan Paprika Tutur:
- Kualitas Premium: Tekstur buah yang tebal dan daya simpan yang lama.
- Sistem Budidaya Modern: Penggunaan green house memastikan tanaman terlindung dari hama dan cuaca ekstrem.
- Akses Pasar Luas: Pembeli dari ibu kota hingga luar pulau sudah memiliki jalur distribusi tetap dengan petani lokal.
”Harapannya semakin berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Kecamatan Tutur ini adalah gudangnya paprika nasional,” pungkas Hendi Candra.
Keberhasilan para petani paprika di Tutur diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk terjun ke sektor agrobisnis modern yang memiliki nilai tambah ekonomi tinggi.(Eka)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















