Jalan Mulus, Harapan Baru: Warga Rejang Lebong Rasakan Dampak Nyata Pembangunan Infrastruktur

Rejang Lebong, Narasiberita.co.id. – Rasa bahagia terpancar dari wajah masyarakat saat merasakan langsung perubahan signifikan di ruas jalan Air Lang – Desa Apur dan Palak Curup – SP III Karang Baru, Kabupaten Rejang Lebong. Jalan yang selama bertahun-tahun rusak dan dikeluhkan warga, kini berubah menjadi mulus dan nyaman dilalui.

Bagi masyarakat, jalan ini bukan sekadar hamparan aspal. Ruas tersebut merupakan jalur utama menuju kebun, akses pengangkutan hasil panen, hingga penghubung antarwilayah.

Jika sebelumnya perjalanan kerap terhambat akibat lubang dan genangan air, kini kendaraan dapat melintas lancar tanpa rasa khawatir.

Kepala Desa Air Lang, Jumari, mengungkapkan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan tersebut. Menurutnya, jalan itu telah puluhan tahun rusak dan baru kali ini diperbaiki secara menyeluruh.

“Ini jalan penghubung sekaligus poros alternatif menuju Kabupaten Kepahiang via Bengko. Sudah lama sekali kami menunggu. Setelah dibangun, aktivitas warga jauh lebih lancar. Doa kami akhirnya terjawab,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Camat Binduriang, Eliyenti. Ia menyebut ruas jalan tersebut menjadi poros utama aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Palak Curup dan Binduriang.

“Warga setiap hari melintas untuk berkebun dan membawa hasil kebun. Saya lahir di sini, jadi tahu betul jalan ini sudah lama tidak dibangun. Sekarang sudah mulus, tentu alhamdulillah,” katanya.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, turun langsung meninjau dua ruas jalan provinsi yang telah selesai dibangun tersebut guna memastikan manfaatnya dirasakan masyarakat.

Ruas Palak Curup – SP III Karang Baru dibangun dengan anggaran Rp19,2 miliar sepanjang 7,09 kilometer. Sementara ruas Air Lang – Desa Apur direkonstruksi dengan anggaran Rp22,5 miliar sepanjang 5,45 kilometer.

Tak hanya dua ruas itu, pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Rejang Lebong juga mencakup rekonstruksi Ruas Jalan Dr. A. Gani – Tabarenah senilai Rp13,1 miliar sepanjang 2,72 kilometer serta rekonstruksi Ruas Jalan PUT – Kota Padang – Derati – Tanjung Ening (batas Sumsel) senilai Rp53,6 miliar sepanjang 33,32 kilometer.

“Tahun 2025 lalu anggaran infrastruktur jalan di Rejang Lebong mencapai Rp108,6 miliar dan tahun ini akan dilanjutkan. Yang belum tersentuh, bersabar. Ini tidak semudah membalikkan telapak tangan, pasti kita kerjakan secara bertahap. Prinsipnya tetap sama, bantu rakyat,” tegas Gubernur.

Dengan selesainya pembangunan ini, jalan mulus bukan lagi sekadar janji. Infrastruktur yang membaik diharapkan mampu memperlancar aktivitas warga, menggerakkan roda perekonomian desa, serta menghadirkan harapan baru bagi masyarakat Rejang Lebong. (NH)

Tinggalkan Balasan