Ikan Lempuk Ranu Grati: Si Kecil Transparan yang Jadi Primadona Ekonomi Warga Pasuruan
PASURUAN-Jatim, Narasiberita.co.id- Danau Ranu Grati di Kabupaten Pasuruan menyimpan kekayaan hayati unik yang menjadi kebanggaan sekaligus penopang ekonomi warga sekitar: Ikan Lempuk. Ikan endemik berukuran mini (3-4 cm) dengan tubuh transparan ini terus diburu karena nilai ekonominya yang tinggi dan kelezatannya saat diolah.
Teknik Tangkap Unik: Memikat dengan Cahaya
Menangkap ikan lempuk membutuhkan teknik khusus yang mengandalkan insting nelayan. Yazir (52), salah satu nelayan setempat, menjelaskan bahwa ia menggunakan keramba berdesain khusus yang dilengkapi dengan lampu penerangan.
”Ikan lempuk itu sangat suka sinar. Lampu saya pasang dari sore sampai pagi agar mereka mendekat ke arah cahaya di dalam keramba. Biasanya hasil tangkapan saya ambil setiap dua hari sekali,” jelas Yazir saat memanen hasil tangkapannya.
Meskipun teknik ini efektif, hasil panen sangat bergantung pada alam. Menurut Yazir, jumlah tangkapan tidak menentu; terkadang melimpah, namun tak jarang hanya mendapatkan seperempat kilogram saja.
Harga Tinggi dan Potensi UMKM
Camat Grati, Nanang Muji Laksono, membenarkan bahwa ikan lempuk adalah urat nadi ekonomi bagi banyak warga di sekitar danau. Harga per kilogram ikan segar ini bisa mencapai Rp 35.000, cukup mahal untuk kategori ikan air tawar berukuran kecil.
Daya tarik utama ikan lempuk terletak pada fleksibilitas pengolahannya. Warga Ranuklindungan telah berhasil mengembangkan berbagai produk turunan, antara lain:
Lempuk Krispi (paling populer sebagai oleh-oleh)
Pelas Lempuk
Kerupuk Lempuk
Sambal Lempuk
”Banyak warga yang menggantungkan hidupnya dari mencari dan mengolah ikan ini. Bagi yang penasaran dengan sensasi rasa ikan unik ini, silakan langsung berkunjung ke Desa Ranuklindungan, Kecamatan Grati,” ajak Nanang.
Ikan lempuk kini bukan sekadar komoditas, melainkan ikon kuliner yang memperkuat identitas pariwisata Ranu Grati di mata wisatawan. (Eka)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















