Ibu Rumah Tangga Hamil Ditemukan Tewas di Lebong, Suami Sempat Tinggalkan Rumah Tiga Hari

Lebong, Narasiberita.co.id. Warga Desa Air Kopras, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong, digemparkan dengan penemuan mayat Aulia Zakrike (19), seorang ibu rumah tangga yang ditemukan tewas dengan luka di bagian leher, Kamis (5/2/2026).

Korban ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB oleh ayahnya, Zamzami (50), di dalam kamar rumah korban. Saat itu, Zamzami baru pulang dari berjualan di Pasar Muara Aman dan mendapati putrinya tergeletak di atas tempat tidur dalam kondisi tidak bernyawa.

Korban diketahui baru menikah sekitar tiga bulan dan dalam kondisi sedang mengandung.

Usai menemukan kejadian tersebut, Zamzami langsung melaporkannya kepada suami korban, Oga Yunanda (23), serta warga sekitar.

Suami korban diketahui telah meninggalkan rumah selama tiga hari sebelum peristiwa tragis tersebut dan menginap di rumah orang tuanya di Desa Lemeu, Kecamatan Lebong.

Kepala Desa Air Kopras, Subhan, membenarkan bahwa Oga memang kembali ke rumah orang tuanya beberapa hari sebelum kejadian.

Iya benar, suami korban sempat pulang dan menginap di rumah orang tuanya sebelum kejadian,” ujar Subhan.

Petugas dari Polsek Lebong Utara bersama Sat Reskrim Polres Lebong segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau dapur berlumuran darah yang ditemukan di dekat tubuh korban.

Kondisi kamar korban yang tampak berantakan memunculkan dugaan adanya perlawanan sebelum korban meninggal dunia, sehingga polisi menduga kuat peristiwa tersebut merupakan kasus pembunuhan.

Kapolsek Lebong Utara, Iptu Muhammad Mico, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam dengan memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri motif kejadian.

Penyelidikan masih terus berlangsung. Kami mendalami aktivitas korban, interaksi sosial, serta kemungkinan adanya konflik dalam rumah tangga,” ujarnya.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan menjadi perhatian masyarakat setempat. Polisi mengimbau warga untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum. (NH)

Tinggalkan Balasan