Genjot PAD Rp3,6 Miliar di 2026, Perumda Giri Nawa Tirta Pasuruan Andalkan Strategi “Sat-Set” dan Tekan Kebocoran

PASURUAN-Jatim, Narasiberita.co.id-Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan memasang target tinggi untuk kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026. Direktur Perumda Giri Nawa Tirta, Za’ari, menyatakan optimisme tinggi untuk menyetor Rp3,6 miliar ke kas daerah tahun ini.

​Target ini mengalami kenaikan dibanding tahun 2025, di mana perusahaan sukses melampaui target Rp3 miliar dengan realisasi mencapai Rp3,3 miliar.

​Za’ari mengungkapkan bahwa keberhasilan finansial perusahaan tidak lepas dari pembenahan internal dan peningkatan kualitas layanan di lapangan:

​Faktor kehilangan air menjadi perhatian utama karena berdampak langsung pada biaya operasional.

​Peremajaan Infrastruktur: Melakukan penggantian pipa-pipa tua yang rentan bocor.
​Capaian: Tingkat kebocoran saat ini sudah berada di angka 25% (ambang batas normal) dan ditargetkan turun lebih rendah lagi untuk mengonversi air yang hilang menjadi rupiah.
​Manajemen menerapkan kebijakan pengetatan anggaran pada sektor yang bukan prioritas.

​Pemangkasan Biaya: Menghapus kegiatan yang bersifat boros atau kurang bermanfaat agar anggaran fokus pada peningkatan sarana distribusi air.
​Kepercayaan pelanggan menjadi kunci bertambahnya jumlah sambungan baru.

​Respon Cepat: Tim lapangan diinstruksikan untuk responsif dan cepat menyelesaikan keluhan pelanggan (sat-set).
​Ekspansi Pelanggan: Saat ini jumlah sambungan rumah (SR) telah mencapai 44.000 unit. Selain itu, kerja sama dengan sektor industri/perusahaan juga mengalami peningkatan pemakaian yang signifikan.
Dengan menurunnya angka kebocoran, distribusi air ke pelanggan menjadi lebih stabil dan tekanan air di ujung pipa tetap terjaga.

Za’ari bersyukur tingkat kepercayaan masyarakat terus tumbuh seiring dengan inovasi layanan yang terus dilakukan perusahaan plat merah ini.

​”Padahal ada rupiah yang bisa kita peroleh ketika faktor kebocoran turun, karena air tersebut bisa kita distribusikan secara maksimal ke pelanggan,” pungkas Za’ari, Selasa (27/1/2026). (Eka)

Tinggalkan Balasan