Dispar dan Ketua DPRD Rejang Lebong Dorong Festival Durian Langka Jadi Ikon, Padang Ulak Tanding Ditargetkan Jadi Sentra Durian Unggulan
Rejang Lebong, Narasiberita.co.id | Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui Dinas Pariwisata (Dispar) secara resmi melaksanakan Festival Durian Jenis Langka Varietas Unggul Lokal ke-3 pada hari ini. Kegiatan yang berlangsung di Terminal Pasar, Kelurahan Pasar Padang Ulak Tanding ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rejang Lebong, jajaran perangkat daerah, tokoh masyarakat, pelaku usaha, komunitas lingkungan, serta insan pers.
Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh tamu undangan dari tingkat provinsi serta perwakilan pemerintah kabupaten tetangga, sebagai bentuk dukungan lintas daerah terhadap pengembangan potensi durian lokal Rejang Lebong.
Festival ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Lingkungan Hidup Semangat Bersama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong, sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam melestarikan durian lokal khas wilayah Lembak sekaligus mengembangkannya sebagai daya tarik pariwisata unggulan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong, Riki Irawan, S.Sos., M.Si., dan Ketua DPRD Kabupaten Rejang Lebong, Juliyansyah Yayan, sama-sama menegaskan komitmen untuk mendorong keberlanjutan Festival Durian Jenis Langka Varietas Unggul Lokal sebagai agenda strategis daerah, baik dari sisi pariwisata maupun penguatan ekonomi rakyat berbasis potensi lokal.
“Festival Durian Jenis Langka Varietas Unggul Lokal ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan hayati Rejang Lebong kepada masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong pelestarian durian lokal sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi petani dan masyarakat,” ujar Riki Irawan.
Ia menambahkan, pelaksanaan festival melalui Dispar Rejang Lebong juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menciptakan event pariwisata yang berkelanjutan, berdaya saing, serta mampu menarik kunjungan wisatawan. Lebih lanjut, Riki Irawan menyampaikan harapannya agar Festival Durian Jenis Langka Varietas Unggul Lokal dapat terus dilaksanakan secara kontinyu setiap tahun dan berkembang menjadi agenda pariwisata unggulan daerah.
“Kami berharap Festival Durian Jenis Langka Varietas Unggul Lokal ini dapat terus dilaksanakan secara kontinyu dan berkesinambungan setiap tahunnya. Ke depan, kami menargetkan penyelenggaraan yang semakin berkualitas dan meriah, sehingga mampu mengangkat citra Kecamatan Padang Ulak Tanding sebagai kawasan penghasil durian unggulan yang dikenal luas, tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga di Provinsi Bengkulu hingga nasional. Dengan demikian, sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat dapat tumbuh secara beriringan,” tambahnya.
Festival Durian Langka Varietas Unggul Lokal ke-3 ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 Januari 2026. Panitia menyelenggarakan kontes durian yang terbagi ke dalam tiga kategori, yakni Kelas Langka, Kelas Standar, dan Kelas Istimewa, dengan melibatkan petani serta pemilik durian unggulan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Rejang Lebong.
Tahun ini, festival mengusung tema “Ayo Kita Selamatkan Durian Jenis Langka Varietas Unggul Lokal untuk Dikembangkan guna Mendorong Proses Pelepasan Varietas”. Tema tersebut menegaskan pentingnya perlindungan dan pengembangan durian lokal agar tidak punah serta memiliki legalitas nasional melalui proses pelepasan varietas.

Dalam rangka menyukseskan festival, panitia bekerja sama dengan Pemerintah Daerah melakukan koordinasi dengan desa-desa di sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Kota Padang, Sindang Beliti Ilir, Sindang Beliti Ulu, Binduriang, serta Kecamatan Padang Ulak Tanding sebagai lokasi utama kegiatan.
Melalui Kepala Dinas Pariwisata, Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari turut menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya festival ini.
Sebagai wakil rakyat, Ketua DPRD Kabupaten Rejang Lebong, Juliyansyah Yayan, menegaskan bahwa festival ini selaras dengan aspirasi masyarakat, khususnya para petani durian dan pelaku UMKM. Ia menilai kegiatan ini merupakan sarana nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat sekaligus menjaga kelestarian durian lokal khas Rejang Lebong. Menurutnya, Kecamatan Padang Ulak Tanding memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sentra durian unggulan, apabila didukung dengan event yang konsisten, pembinaan petani, serta promosi yang berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong sangat mengapresiasi inisiatif dan kolaborasi seluruh pihak dalam penyelenggaraan Festival Durian Jenis Langka Varietas Unggul Lokal. Kegiatan ini tidak hanya menjaga kelestarian kekayaan alam daerah, tetapi juga memperkuat identitas Rejang Lebong sebagai daerah yang kaya akan potensi pertanian dan pariwisata,” ujar Bupati Fikri Thobari melalui Kadispar Riki Irawan.
Bupati berharap festival ini mampu mendorong semangat petani untuk terus menjaga dan mengembangkan durian lokal, serta membuka peluang investasi dan promosi pariwisata daerah ke tingkat nasional.
“DPRD Rejang Lebong memandang kegiatan ini sebagai bentuk nyata keberpihakan terhadap potensi lokal dan aspirasi masyarakat, khususnya para petani durian. Kami tentu mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini agar terus berlanjut, karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Juliyansyah Yayan.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci utama agar festival serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan semakin berkualitas di masa mendatang.
“Ke depan, kami berharap festival ini terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas penyelenggaraan maupun dampaknya bagi masyarakat. Harapannya, Kecamatan Padang Ulak Tanding dapat semakin dikenal luas sebagai daerah penghasil durian berkualitas, yang pada akhirnya mampu menjadi kebanggaan Rejang Lebong sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat secara berkelanjutan,” tambahnya.
Ketua DPRD Juliyansyah Yayan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memeriahkan festival, baik sebagai peserta, pelaku UMKM, maupun pengunjung. Ia berharap keterlibatan masyarakat yang luas dapat memperkuat rasa memiliki terhadap potensi lokal Rejang Lebong. Ke depan, Festival Durian Jenis Langka Varietas Unggul Lokal diharapkan dapat tumbuh menjadi agenda berskala nasional dan menjadikan wilayah Lembak, Kabupaten Rejang Lebong, sebagai salah satu sentra durian unggulan di Indonesia. (NB) Rian
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















