​Bukan Sekadar Adukan Semen: Satgas TMMD Ke-127 Hadirkan Hunian Sehat bagi Keluarga Bapak Yusron

PASURUAN-Jatim, Narasiberita.co.id- Matahari pagi belum sepenuhnya naik, namun harmoni suara sekop dan cangkul sudah bersahutan di Dusun Kili, Desa Wonosari. Di dalam rumah sederhana milik Bapak Yusron, tiga prajurit Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan tampak sibuk membungkuk, mengaduk semen, dan sigap meratakan plester pada dinding bata yang baru tersusun, Senin (2/3/2026).

​Bau tanah basah dan aroma semen segar memenuhi udara, menandai transformasi fisik sebuah hunian yang selama ini menjadi saksi bisu perjuangan hidup sang pemilik rumah.

​Pratu Rudi, salah satu prajurit yang terlihat paling gesit, menyeka keringat di dahinya sambil melempar senyum lebar. Baginya, setiap ayunan cangkul di rumah Bapak Yusron memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar tugas militer.

​“Ini bukan sekadar tugas instruksi, Pak. Ini soal memastikan saudara kita bisa tidur nyenyak tanpa harus takut atap bocor atau dinding roboh saat hujan turun. Kepuasan kami adalah melihat senyum pemilik rumah saat bangunan ini tegak,” ujarnya singkat sebelum kembali berjibaku dengan gerobak dorong berisi adukan semen.

​Program TMMD Ke-127 dirancang untuk menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat paling krusial. Rumah Bapak Yusron sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan: dinding retak, lembap, dan plester yang mengelupas parah.

​Hari ini, tim Satgas fokus pada tahap plester dinding, sebuah langkah krusial untuk:

​Memperkokoh Struktur: Melindungi susunan bata dari rembesan air dan cuaca.
​Kesehatan Penghuni: Mengurangi kelembapan yang selama ini sering membuat anak-anak Bapak Yusron jatuh sakit.

​Persiapan Estetika: Menyiapkan permukaan dinding yang halus sebelum memasuki tahap pengecatan (finishing).

​Berdiri di sudut ruangan, Bapak Yusron memandang pekerjaan para prajurit dengan mata berkaca-kaca. Ia seakan masih tidak percaya rumahnya yang dulu “reyot” kini perlahan berubah wujud menjadi bangunan yang kokoh dan layak.

​“Dulu saya hanya bisa pasrah. Kalau hujan, rumah bocor sana-sini dan anak-anak sering sakit karena dindingnya lembap. Sekarang, Alhamdulillah, TNI datang membantu. Ini benar-benar seperti mimpi yang jadi nyata bagi keluarga kami,” ucap Bapak Yusron lirih, suaranya hampir tertelan deru angin dari ventilasi yang baru terpasang.

​Kehadiran Satgas TMMD Ke-127 di Desa Wonosari membuktikan bahwa kekuatan TNI bukan hanya terletak pada alutsista, melainkan pada kedekatan dan kepeduliannya terhadap rakyat.

Melalui tetesan keringat para prajurit di rumah Bapak Yusron, TMMD kembali menanamkan harapan dan semangat baru bagi masyarakat desa untuk hidup lebih sejahtera.(Eka)

Tinggalkan Balasan