Sinergi TMMD Ke-127: TNI dan Petani Gondangwetan Tanam Padi Serentak di Lahan 1 Hektar
PASURUAN-Jatim, Narasiberita.co.id- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan terus memperluas jangkauan pengabdiannya.
Tak hanya berkutat pada semen dan batu, Satgas TMMD kini turun ke sawah untuk menyukseskan program ketahanan pangan dengan menanam padi di lahan seluas 1 hektar di Dusun Kili Tengah, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Minggu (15/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran nonfisik yang strategis, di mana TNI hadir sebagai motor penggerak untuk memperkuat sektor pertanian di tingkat pedesaan.
Di bawah terik matahari, personel TNI tampak berbaur dengan para petani setempat. Tanpa canggung, para prajurit melepas seragam dinas lapangan mereka untuk bersama-sama menanam bibit padi, menciptakan pemandangan gotong royong yang kental di hamparan sawah Dusun Kili Tengah.
Danramil 0819/14 Gondangwetan, Kapten Inf Hadi Erlanto, menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah sawah adalah instruksi langsung untuk mendukung kedaulatan pangan nasional dari level paling dasar.
“Ini adalah bentuk nyata dukungan kami terhadap para petani. Kami ingin mendorong semangat mereka agar terus produktif. Melalui kebersamaan ini, kita berharap ketersediaan pangan di wilayah Gondangwetan semakin stabil dan hasil panen nantinya bisa lebih optimal untuk kesejahteraan warga,” ujar Kapten Hadi.
Sinergi ini bukan sekadar aktivitas menanam biasa, melainkan simbol bahwa ketahanan wilayah sangat bergantung pada kemandirian pangan. Beberapa poin penting dari kegiatan ini meliputi:
Optimalisasi Lahan: Memanfaatkan lahan produktif desa secara maksimal dengan pendampingan TNI.
Transfer Semangat: Membangkitkan kembali budaya gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat agraris.
Stabilitas Ekonomi: Memastikan fondasi ekonomi desa (pertanian) tetap kuat di tengah tantangan zaman.
Melalui TMMD Ke-127, Kodim 0819/Pasuruan membuktikan komitmennya bahwa pembangunan infrastruktur jalan atau jembatan harus berjalan beriringan dengan penguatan perut rakyat.
Dengan fondasi pertanian yang kuat, Desa Wonosari diharapkan mampu menjadi desa mandiri yang menjadi penopang pangan bagi Kabupaten Pasuruan.
Pemandangan kemanunggalan di sawah ini menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya mahir dalam strategi pertahanan, tetapi juga peduli dan mampu menjadi solusi bagi persoalan mendasar di tengah masyarakat. (eka)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















