Sapa Siswa dengan Bahasa Inggris, Bupati Sanusi Tinjau Kualitas Pendidikan di Sumberpucung dan Donomulyo
MALANG-Jatim, Narasiberita.co.id- Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M. (Abah Sanusi), bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaida (Umik Anis), kembali melakukan aksi “jemput bola” dengan mengunjungi sejumlah sekolah di wilayah Malang Selatan, Kamis (12/2/2026) pagi.
Kunjungan kerja ini menyasar tiga titik utama: SMPN 2 Sumberpucung, SDN 3 Purwodadi, dan SDN 2 Donomulyo.
Langkah ini merupakan bagian dari evaluasi rutin Pemerintah Kabupaten Malang untuk memastikan proses belajar mengajar (PBM) berjalan optimal hingga ke pelosok desa.
Suasana berbeda tampak saat Bupati Sanusi memasuki ruang kelas VII di SMPN 2 Sumberpucung.
Melihat para siswa sedang melaksanakan PBM menggunakan Bahasa Inggris, Abah Sanusi secara spontan memberikan motivasi menggunakan bahasa internasional tersebut.
“Good morning children. I hope you are all enthusiastic and studying hard so you can get good grades,” ucap Abah Sanusi yang disambut antusias oleh para siswa.

Pesan serupa juga disampaikan dalam Bahasa Indonesia saat mengunjungi sekolah dasar di Kecamatan Donomulyo. Bupati menekankan bahwa nilai yang bagus adalah buah dari ketekunan dan kerja keras sejak dini.
Bukan sekadar kunjungan seremonial, kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Malang ini membawa misi penguatan sektor pendidikan:
Evaluasi Infrastruktur: Melihat langsung kondisi fisik bangunan dan fasilitas penunjang di sekolah dasar untuk menentukan prioritas perbaikan anggaran ke depan.
Pameran Karya Siswa: Meninjau kreativitas anak didik melalui hasil karya yang dipajang di kelas sebagai bagian dari implementasi kurikulum berbasis karakter.
Serap Aspirasi: Berdialog langsung dengan kepala sekolah, guru, komite, hingga wali murid untuk mendengar kendala nyata yang dihadapi di lapangan.
Pemerataan Mutu: Memastikan standar kualitas pendidikan di wilayah Donomulyo dan Sumberpucung setara dengan wilayah pusat perkotaan.
Abah Sanusi menegaskan bahwa Pemkab Malang berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan indeks pendidikan daerah. Ia mengajak seluruh elemen sekolah untuk bekerja sama mewujudkan ekosistem pendidikan yang hebat dan berdaya saing.
“Kami datang untuk memotivasi. Semangat para pendidik dan antusiasme siswa adalah modal utama bagi Kabupaten Malang untuk melahirkan generasi emas di masa depan,” pungkasnya.(Eka)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















