Diplomasi Budaya: Delegasi Wargamas Brunei Darussalam Jajaki Potensi Unggulan Kabupaten Pasuruan
PASURUAN-jatim, Narasiberita.co.id- Kabupaten Pasuruan menerima kunjungan kehormatan dari puluhan anggota delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam pada Rabu (11/2/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membedah potensi besar yang dimiliki Kabupaten Pasuruan di sektor budaya, pariwisata, hingga komoditas hasil bumi.
Rombongan yang berjumlah 32 orang tersebut dipimpin langsung oleh Haji Abu Bakar bin Haji Mohid Don dan disambut hangat oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Pasuruan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti.
Sebagai pembuka, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Pasuruan, Diano Vela Fery Santoso, menyuguhkan tayangan video sinematik yang merangkum kekayaan alam dan keunggulan strategis dari 24 kecamatan yang ada di wilayahnya.
”Kami ingin memberikan gambaran yang utuh mengenai suasana keindahan dan keberagaman yang menjadi kebanggaan masyarakat kami. Harapannya, para delegasi dapat menangkap esensi potensi Pasuruan secara komprehensif,” ujar Diano.
Diano menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan momentum emas bagi Pemkab Pasuruan untuk melakukan “jemput bola” terhadap wisatawan mancanegara.
Selain memperkenalkan panorama alam seperti Gunung Bromo dan kebun teh, pemkab juga gencar mempromosikan produk olahan IKM/UKM lokal.
Target: Meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asal Brunei Darussalam ke Jawa Timur.
Ekspor Budaya: Mengenalkan kerajinan tangan dan hasil bumi khas Pasuruan sebagai oleh-oleh kelas dunia.
Ketua Delegasi, Abu Bakar bin Haji Mohid Don, menyatakan rasa syukurnya atas penyambutan yang luar biasa dari pihak pemerintah daerah.
Meski bergerak sebagai organisasi non-pemerintah, pihaknya memiliki misi kuat untuk mempelajari produk khas daerah yang memiliki nilai jual internasional.
”Tujuan utama kami adalah memperluas silaturahmi antara warga Brunei dan Indonesia. Kami sangat tertarik mengenal lebih jauh budaya hingga produk asli Pasuruan yang unik dan berkualitas,” tegas Abu Bakar.
Menutup pertemuan tersebut, seluruh rombongan diajak mengunjungi pameran produk unggulan UKM/IKM yang telah disiapkan di halaman pendopo.
Di sana, para delegasi terlihat antusias mengamati beragam produk mulai dari batik khas Pasuruan, bordir, hingga berbagai olahan makanan ringan yang menjadi komoditas andalan daerah.
Langkah ini diharapkan mampu membuka kran kerja sama ekonomi kreatif di masa depan antara pelaku usaha di Kabupaten Pasuruan dengan pasar di Brunei Darussalam. (Eka)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















