Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian ABK KM Lanang Jaya yang Hilang di Perairan Gili Ketapang
Probolinggo-Jatim, Narasiberita.co.id- Operasi pencarian terhadap Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Lanang Jaya yang dilaporkan terjatuh di perairan utara Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, terus diupayakan secara maksimal. Hingga Sabtu (31/1/2026), tim SAR gabungan masih menyisir area laut untuk menemukan korban.
Operasi besar ini melibatkan koordinasi lintas instansi, mulai dari Pos SAR Jember, BPBD Kabupaten dan Kota Probolinggo, Satpolair, Pos AL Mayangan dan Paiton, Dishub, hingga berbagai elemen relawan seperti Lazismu, Bedes Rescue, Tagana, dan nelayan setempat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, menjelaskan bahwa tim telah bergerak sejak pagi hari dengan membagi beberapa unit pencarian untuk memperluas jangkauan deteksi di sekitar lokasi jatuhnya korban.
“Pagi ini tim gabungan melakukan operasi pencarian secara maksimal. Kolaborasi lintas instansi dan relawan ini sangat penting untuk mempercepat proses evakuasi. Kami berharap pencarian ini segera membuahkan hasil agar korban dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Oemar.

Merespons musibah ini, Oemar Sjarief mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh masyarakat, terutama para nelayan dan pelaku jasa transportasi laut, untuk tidak mengabaikan prosedur keselamatan standar (Safety at Sea).
Alat Pelindung Diri: Wajib menggunakan pelampung atau life jacket saat berada di atas kapal.
Kesiapan Alat: Memastikan alat keselamatan cadangan tersedia dan berfungsi dengan baik.
Prioritas Keluarga: Mengingat bahwa keselamatan diri adalah kunci utama untuk kembali berkumpul bersama keluarga di rumah.
“Kami mengingatkan kembali, keselamatan merupakan faktor utama. Bagi para nelayan, jangan abaikan alat keselamatan diri demi kepentingan bersama dan kebahagiaan keluarga di rumah,” tegas Oemar.
Instansi Pemerintah: Pos SAR Jember, BPBD, Satpolair, Dishub.
TNI AL: Pos AL Mayangan & Pos AL Paiton.
Relawan & Masyarakat: Lazismu Vapor, PSR, Bedes Rescue, Tagana, dan Nelayan sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, tim masih terus memantau pergerakan arus laut dan kondisi cuaca di perairan utara Probolinggo guna mengoptimalkan pencarian. (Eka)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















